Minggu, 12 September 2010

puisi penyesalan

dari dtik ke detik q menungunya
dari menit ke menit q mengharapkannya
dari jam ke jam q menantinya
dari hari ke hari pula q menunggu keajaiban itu datang

Namun, semua itu hanya mimpi
ke egoisan q yang membuatnya hilang
ke cmburuan q lah yang membuat dia pergi untuk slemanya
yang tersisa hanya penyesalan yang terdalam

kini tiada lagi senyumannya
kini tiada lagi perhatiannya
kini tiada lagi kasih sayngnya
yang tersimpan hanya perih

q tlah merelakamu
namun hati ini tak bisa berdusta
q tlah mencoba melupakannya
namun hati ini tak bisa terima

baru q tao arti cintanya
setelah dia pergi meningalkanku
baru q mngerti perhatianya
setalh dia hapus semua kengannya dng q

Tidak ada komentar:

Posting Komentar